PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENGANCAMAN KEKERASAN DAN PEMBUNUHAN MELALUI MEDIA SOSIAL (Studi di Resor Kriminal Polrestabes Medan

Zainuddin Zainuddin

Abstract


Kejahatan dapat dilakukan melalui media sosial, pesan singkat maupun teknologi lain. Banyak anak-anak yang dibawa kabur oleh teman yang ia kenal melalui media sosial facebook. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap cybercrime ini akan difokuskan pada 3 (tiga) faktor, yaitu faktor politik, faktor ekonomi dan faktor sosial budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penegakan hukum, kendala penegakann hukum dan faktor-faktor pelaku melakukan tindak pidana pengancaman kekerasan dan pembunuhan melalui sosial media, Penelitian yang dilakukan adalah penelitia hukum yang bersifat deskriptif analisis dan menggunakan jenis penelitian yuridis empiris. Berdasarkan hasil penelitian dipahami bahwa 1) kejahatan pemerasan dan pengancaman melalui media sosial disebabkan perasaan cemburu. 2) penegakan hukum terhadap tindak pidana pemerasan dan pengancaman ini dilakukan upaya represif, reprentif, dan preemtif. 3) faktor penghambat penanggulangan tindak pidana pemerasan dan / atau pengancaman melalui media sosial adalah sebagai berikut: faktor hukumnya sendiri, faktor penegak hukum, faktor sarana dan fasilitas yang mendukung, faktor masyarakat dan kebudayaan.

Full Text:

PDF

References


A. Josias Simon Runturambi. “Makna Kejahatan dan Perilaku Menyimpang dalam Kebudayaan Indonesia”.dalam Jurnal Antropologi Indonesia No. 2 2017.

Adami Chazawi. 2014. Pelajaran Hukum Pidana Bagian I. Jakarta: Raja Grafindo Persada, halaman 15. LBH Perjuangan, “Penegakan Hukum” melalui, http://lbhperjuangan.blogspot.com/ 2010/10/penegakan-hukum-yangmenjamin-keadilan.html, diakses pada tanggal 5 Januari 2019, pukul 15.00 wib. Satjipto Rahardjo. 2006. Ilmu Hukum. Bandung: PT Citra Aditya Bakti, halaman 53. Soerjono Soekanto. 2018. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Depok: RajaGrafindo Persada, halaman 19. Suharto dan Jonaedi Efendi. 2015. Pandun Praktis Bila Anda Menghadapi Perkara Pidana. Jakarta: Prestasi Pustakarya, halaman 27. Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Widodo.2017. Perspektif Hukum Pidana dan Kebijakan Pemidanaan. Yogyakarta: Aswaja Pressindo, halaman 106. Wikipedia, “Media Sosial” melalui, https://id.wikipedia.org/wiki/Media_sosial, diakses pada tanggal 18 Desember 2018, pukul 11.28 wib. Yahman.2015. Karakteristik Wanprestasi dan Tindak Pidana Penipuan.Jakarta: Prenadamedia Group, halaman 96.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 LOKASI KANTOR